![]() |
| DOA |
PENGANTAR PESAN PERANTARA
Hai, perkenalkan namaku DOA ....
aku adalah perantara pesan suka dan dukamu pada tuan yang kau imani ...
aku tak bertuan di semesta ini...
aku adalah bagian - bagian kecil yang tercipta sebagai pengisi ruang semesta kosong ini.
untuk memberi percik-percik kehidupan dengan hadirnya aku diantara ruang renungmu.
Aku selalu hadir dalam sebuah perkumpulan umat manusia yang sedang mengisi harinya saat suka dan duka atau sekedar pengisi bagian ruang mereka yang sedang mencari tuan yang mereka imani.
kerap , aku sering terlupa kala manusia bersuka akan kenikmatan duniawi
tak banyak , namanku terselip oleh sebagian orang yang mengingat syukur ketika mereka memperoleh hadiah dari buah duniawi.
Aku menjadi bagian yang hampir selalu disebutkan dalam sebuah penantian seseorang, untuk menggapai mimpi / harapan dalam tujuannya.
AKU....
mampu menciptakan tanggis dalam gelap, takut ataupun trauma bagi seseorang....
melebur semua kepedihan itu, menjadi penawar rindu yang tak akan pernah kembali pada hal yang sama.
kemudian aku juga yang mampu menciptakan tawa,di tengah ruang realitas manusia yang bersendu gurau kala mereka mengimani ku dengan caranya.
Aku bukanlah sesuatu yang perlu kau takuti, saat mengucap / menulis pesan - pesan pararel mu dan kau bingkis dengan namaku.
Jika, ada lisan yang terucap secara tidak langsung untuk lawan / kawan yang membingkis namaku dengan kutukan sumpah serampah, maka aku bukanlah DOA,
melainkan KUTUKAN buah yang kau tanam sendiri dan disitu aku berperan kembali untuk menuntunmu pada caraku.
Jika kau selalu mengisi ku dalam intensitas waktu mu yang sering, dan mengisi banyak pesan- pesan baik dalam wadah mu, niscaya jiwamu kan hidup selaras dengan warasmu.
Dan, mari ku hantarkanmu pada sebuah bahagiamu yang tak ternilai materi atau terukur oleh sebuah paradigma kehidupan relatismu.
ingatlah aku hingga di penghujung usiamu nanti, sertakan aku diwaktu penutup akhir matamu terpejam & ku telah siapkan kereta kencana diruang berbeda untuk mengantar mu pada tempat yang layak sedalam wadah doa - doa semasa hidupmu
![]() |
| WAKTU |
Hai, aku waktu.....
semesta yang telah menempatkan ku kuat akan kuasa kedua yang tercipta oleh sang pemilik semesta ini, seketika aku bisa membawamu ke ruang yang luas nan jauh melampaui batas alam bawah sadarmu,,,,
janganlah kau takut pada keberadaanku ini...
meskipun aku sering menjadi sebuah perdebatan kecil berdampak besar bagi para pengembara yang kurang bijak untuk memperdayakan keberadaanku ini...
Ruang imajinasi tak terbatas para sang pencari mimpi.......
kerap banyak yang memciptakan ku dalam bentuk beserta wujud se-abstrak mungkin terbawa dalam ruang berimajinasi realitas kehidupan manusia....
sering kali mereka, meyakini bahwa aku berbentuk sebuah stir putar yang mampu memutar balikan waktu serta memperbaikinya / sekedar singgah untuk menggubah masa depan.
pesan moral yang manusia ciptakan untuk sesamanya jika mereka sudah paham dengan adanya keberadaaanku ...
Aku masih menjadi misteri dalam intesitas ruang semesta ini, akupun hanya sebagian kecil karya sang pecipta alam ini, dan menjalankan tugasku tuk mengisi ruang semesta ini untuk menjadi penanti ataupun yang dinanti - nanti.
aku bukanlah kegundahan yang perlu kau risaukan di masa depanmu...
bersuka lah padaku, kan kuselipkan sebuah proses pembentukan mentalmu yang akan mengantarkanmu pada kesiapanmu melihat masa depan.....
aku hanyalah sebuah proses pembelajaranmu atas sebuah kejadian yang sudah lampau
aku buah yang telah kau tanam dan siap kau petik pada penantianmu.
Selama kau bisa melihatku dalam wujud jarum tipis yang menjadi poros penentu siang serta malamu, makan imanilah aku secara bijaksana.
saat aku berwujud indah kala fajar, akan ku selipkan pesan indah untuk mengawali harimu
saat aku berwujud sendu kala senja , bersuka dukalah bahwa kau masih menikmati nafasmu dalam ruangku hingga gelap tiba melahap cahaya ilahi.
Aku mungkin menjadi intensitas terbatas dalam batas usiamu,,
tapi tidak untuk mematikan secara kekal semua yang tumbuh & mati pada usianya, porosku berputar untuk menjemputmu kala kelahiran & mengatarmu pulang pada penghujung usiamu
aku yang masih menjadi misteri akan sebuah sejarah semesta ini.



